Program Pendataan Sebaran Habitat Kukang Jawa Tasikmalaya-Ciamis Juli2007-Juli2008


Penelitian ini adalah kegiatan penelitian (non profit tentunya) yang bertujuan mendata keberadaan kukang jawa (Nycticebus javanicus) dan penyebarannya di Tasikmalaya-Ciamis. Pendataan sebaran habitat kukang jawa ini direkomendasikan oleh BKSDA Jawa Barat dan LIPI, dengan dukungan dana dari Rufford Small Grants Foundation. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di daerah Tasikmalaya & Ciamis selama bulan Juli 2007 hingga Agustus 2008 dengan penanggung jawab, saya; Winar, Indah Winarti, mahasiswa Sekolah Pasca Sarjana Primatologi IPB dengan bimbingan Ibu Wirdateti, M. Si (LIPI), Prof. Hadi S. Alikodra (IPB dan WWF), dan Helga Schulze (Department for Neuroanatomy of Ruhr-University dan Loris Conservation Database).





Kukang Jawa


Kukang jawa terdaftar sebagai satwa dilindungi Pemerintah Indonesia berdasarkan UU Perlindungan No. 66/Kpts/Um/2/1973, SK Menhut 10 Juni 1991 No. 01/Kpts-II/1991, UU No. 5 Th. 1990, dan PP No. 7 th. 1999. Secara internasional, status konservasi kukang jawa ini masuk ke dalam kategori Data Deficient-En A1b (IUCN, 1994), alias kekurangan data populasi dan kondisinya di habitat aslinya di alam dan sedang dalam proses (dimungkinkan) dari Apendiks I menjadi Apendiks II (CITES, 2007).





Dari deretan peraturan dan kategori tersebut kita tentu sudah dapat mengetahui mengapa
kukang jawa dilindungi: kukang jawa terancam punah. Kenapa? Karena kurang data-banyak
perburuan dan dipiara masyarakat-tempat hidup rusak dan menyempit, penegakan hukum terhadap perlindungannya lemah, dan .... (sebut saja).





Bagi masyarakat pada umumnya, kepedulian terhadap keberadaan satwa ini di alam tidaklah
besar. Hal ini dimunkinkan karena banyak hal. Kukang dianggap tidak seeksotis satwa liar lain,
seperti orangutan, harimau, atau badak misalnya. Kukang juga sering dikenal masyarakat sebagai satwa lain, seperti panda/koala Irian atau Kuskus. Ketidaktahuan tentang kukang dan kondisinya di alam, membuat perlindungan kukang menjadi lemah. Dan akhirnya diperparah oleh tindakan orang-orang yang mungkin sudah tahu atau benar-benar tidak mau tahu, untuk mendapat keuntungan dari satwa ini sebagai peliharaan.







Mengapa dilakukan pendataan sebaran kukang jawa?


Pertama, informasi kondisi kukang jawa tidak pernah ada, baik sebaran habitatnya maupun
populasinya. Penelitian, perhatian konservasi, dan pelaksanaan perlindungan hukum satwa ini
sangat-sangat minim sekali.


Kedua, kondisi ini dapat membahayakan status konservasi kukang jawa dari ‘terancam punah’ (status sebelum Kurang Data) menjadi benar-benar ‘punah’, atau dari Apendiks II-Apendiks II. Ketiga, apakah kita akan diam saja seperti kita telah kehilangan badak jawa dan (mungkin) harimau jawa?







Apa yang dapat kita lakukan?


Ayo bergerak bersama, lindungi kukang jawa dari ketiadaan data kepunahan. Program
pendataan sebaran kukang jawa merupakan salah satu langkah awal dari sekian langkah-langkah yang dapat kita lakukan.
Jika kamu:
- Tidak sedang bertugas, bekerja, ataupun terikat pada perjanjian khusus yang menghambat
pekerjaan dan tanggung jawabnya pada kegiatan pendataan sebaran kukang jawa Tasikmalaya-
Ciamis) ini
- Memiliki kemampuan, pengetahuan, pengalaman, dan latar belakang yang cukup serta
berhubungan dengan pekerjaan proyek, diutamakan yang memiliki hobi dan biasa berpetualang
alam bebas ( hiking, camping)
- Jujur, ikhlas, serta memiliki itikad baik dan kesungguhan untuk ikut serta mencapai tujuan
pelestarian kukang jawa dengan lancar dan amanah
- Mahasiswa Biologi atau Komunikasi yang akan melaksanakan Kerja Praktek atau Tugas
Akhir/Skripsi (minimal tingkat III) dalam periode Nopember 2007-Juli 2008



- Siapa saja yang bisa Fotografi/Videography atau biasa dan hobi melakukan kegiatan di alam,
maka kamu sudah boleh ikutan sebagai:
1) Tim Peneliti dengan topik:
- Sebaran habitat kukang jawa (4orang)
- Vegetasi dan kualitas habitat kukang jawa (2 orang)
- Desain publikasi dan komunikasi penyadartahuan tentang kukang jawa (1 orang).
Tim peneliti diharapkan pernah mengikuti kegiatan survey flora-fauna di alam sebelumnya.
Atau sebagai
2) Tim Survey dan Kampanye Penyadartahuan
- bersama-sama tim peneliti mensurvey keberadaan kukang jawa
- bersama-sama seluruh tim melakukan kegiatan penyadartahuan tentang kukang jawa
- mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto atau video.

Seluruh tim berhak
- Mendapat akomodasi dengan ketentuan kegiatan proyek selama kegiatan di lokasi pendataan
-Mendapat pinjaman alat penelitian yang dibutuhkan, yaitu GPS, binokuler, peta, alat herbarium, dan headlamp.
-Beberapa anggota tim yang berdedikasi berhak mendapat binokuler sebagai tanda terima kasih dan kenang-kenangan kegiatan. Syarat & Ketentuan berlaku :-)



Seluruh tim harus
- Memahami dan menaati peraturan dan prosedur pelaksanaan proyek serta melaporkan setiap
hasilnya kepada penanggung jawab proyek
-Mematuhi dan mengikuti seluruh jadwal kegiatan, dari awal hingga proyek berakhir
-Mengikuti pelatihan proyek pelatihan peningkatan dan standardisasi survey dan kegiatan proyek pada bulan Agustus 2007
- Mengikuti kegiatan penyadartahuan tentang kukang jawa mulai bulan September 2007
- Bersama-sama melakukan survey pada Nopember 2007-Juli 2008.



Terus Caranya Caranya?



- mengisi formulir (Formulir Program Pendataan Kukang Jawa (Tasikmalay Ciamis) 2007-2008)
- mengembalikan formulir segera paling lambat tanggal 30 Juli 2007 ke email
ocescreation@gmail.com atau ke Studio Gecko Dezign, Jl. Margasari no. 3-4 Rajapolah
Tasikmalaya 46155 (Wawan)
Pengumuman seleksi akan dilakukan pada tanggal Pertengahan Agustus 2007
- Wajib mengikuti briefing selanjutnya setelah dinyatakan lulus seleksi, yaitu pada tanggal 22 Juli 2007
- Wajib mengikuti pelatihan peningkatan dan standardisasi survey dan kegiatan proyek dan PreSurvey pada bulan Agustus 2007
- Wajib mengikuti kegiatan penyadartahuan tentang kukang jawa mulai bulan September 2007-Juli 2008
- Wajib bersama-sama melakukan survey pada Nopember 2007-Juli 2008. Sebagai informasi,
jadwal dan jumlah survey yang dilakukan tergantung kepada jumlah lokasi habitat pada data awal presurvey. Perkiraan kegiatan lapangan adalah minimal tiap dua bulan sekali atau maksimal sebulan sekali selama Nopember 2007-Juli 2008.




Jadwal kegiatan lengkap dan seluruhnya akan diinformasikan jika sudah terseleksi.
Kegiatan pendataan inaktif pada saat bulan Ramadhan, dan aktif kembali satu minggu setelah Idul Fitri.



Ayo! (Is Isi Formulirnya)



Trims, sudah meluangkan waktu membaca dan mengisi formulir. Informasi lebih lanjut silahkan kontak Winar via 08562100915 atau via ocescreation@gmail.com




Akhir kata, alhamdulillah alhamdulillah, great thanx to Allah SWT, atas semua mua mua muah nyah.. dan mohon maaf buat teman-teman semua atas segala khilaf dan salah kata saya langsung ataupun tidak baik saat inikemarin2- dan akan datang. Trims, thanx, hatur nuhun, matur nuwun, grazie...



C U SOON dudes..........

No comments:

(lagi) Mengapa Kita TIDAK BOLEH MEMBELI & MEMELIHARA KUKANG

Tulisan yang tertuang karena gemas dengan alasan para penyayang hewan kukang Hampir empat tahun perjalanan kami berkukang-ria, sepenuh hati...